Jumat, 14 Januari 2011

Baru Satu Balon Kades Penuhi Persyaratan

0 komentar
RAWAS ILIR- Sedikitnya tujuh kandidat mendaftarkan diri dalam seleksi bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) Tanjung Raja, Kecamatan Rawas Ilir. Pendaftaran dibuka sejak Desember 2010 lalu, ditutup 9 Januari 2011. Hal ini diungkapkan ketua panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tanjung Raja Heri yanto, kepada kontributor koran ini melalui Hpnya, Kamis (13/1).
Dikatakannya, ketujuh kandidat yang telah mendaftarkan diri mengikuti seleksi Balon Kades Tanjung Raja tersebut yakni, Juharsa, Amrullah, Hardimanto, Taufik, Zulkifli, Harnit, dan Saipin.
Dikatakannya, dari tujuh Balon yang telah mendaftarkan diri hanya Balon Kades Juharsah berkasnya sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2007 atau memenuhi persyaratan. “Tetapi sekarang sebagai panitia kami sudah mengembalikan berkas yang tidak lengkap kepada Balon agar dapat memenuhi persyaratan yang masih kurang lengkap. Kami akan terus melakukan verifikasi berkas Balon Kades sampai akhir Januari,” papar Heriyanto.
Ditambahkan Heriyanto, sebagai panitia pihaknya akan tetap mengikuti aturan yang telah disepakati dan tidak akan melakukan hal-hal diluar ketentuan dan aturan yang ada. “Karena kami tidak ingin dianggap mempolitisir atau ditekan oleh Balon,” pungkasnya.
Selain itu pihaknya berharap siapapun Balon menjadi orang nomor satu di Desa Tanjung Raja seseorang yang dapat memimpin rakyat menjadi sejahtera. Kemudian menciptakan ekonomi yang mampan serta menciptakan peluang kerja demi kesuksesan bersama.(K-1)

Warga Beringin Sakti Harapkan Fasilitas Layak

0 komentar
RAWAS ILIR- Hingga 2011, Desa Beringin Sakti (Talang Beringin) Kecamatan Rawas Ilir belum mendapatkan fasilitas infrastruktur yang layak. Kondisi ini membuat desa tersebut menjadi terpencil karena akses jalan menunju ke sana sangat sulit untuk ditempuh.
Pjs Kepala Desa Beringin Sakti, Rajiun Dundang yang juga Kasi PM/K Kecamatan Rawas Ilir kepada kontributor koran ini membenarkan belum masih kurangnya fasilitas yang layak di desa tersebut. Beberapa fasilitas tersebut diantaranya jalan menuju ke desa masih sangat sulit dilalui. Saat ini kondisi jalan mulai dari Simbang Kabu menuju ke dalam desa banyak yang rusak dan berlobang serta di genangi air. “Jadi sangat sulit apabila jalan tersebut tidak diperbaiki,” ucapnya.
Selain fasilitas jalan, masyarakat Desa Beringin Sakti juga belum mendapatkan menikmati aliran listrik PT PLN. Bagi masyarakat yang mampu rata-rata menggunakan genset. “Sedangkan bantuan listrik yang diberikan kemarin yakni Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hanya digunakan untuk 20 unit rumah,” jelasnya.
Sementara rumah warga yang lain belum bisa merasakan PLTS. Mewakili masyarakat ia berharap jika alternatif penganti penerangan hanya menggunakan PLTS, pemerintah dapat menambah kapasitas kemampuan PLTS yang terpasang saat ini. “Untuk jalan yang harus dibangun menuju Desa Beringin Sakti lebih kurang 14 KM. Jadi harapan masyarakat Desa Beringi Sakti, agar kedua masalah ini dapat dipertimbangkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas,” harapnya.(K-1)

Bahas Percepatan Perwujudan Mura Darussalam

0 komentar
RAWAS ILIR- Camat Rawas Ilir Azhar Ibrahim melalui Kasi Kesejahteraan Sosial Gandi Malian mengajak seluruh elemen masyarakat mensukseskan program Musi Rawas Darussalam. Hal ini dikemukakan dalam pertemuan bersama beberapa elemen masyarakat, KUPT Kesehatan Puskesmas Bingin Teluk, KUPT Puskesmas Pauh, para dokter, Forum Desa Siaga, Rabu (12/1).
Menurut Gandi Malian, tujuan dilakukannya pertemuan tersebut dalam rangka mewujudkan percepatan perwujudan program Mura Darussalam. Sehingga, bisa dapat mengetahui imformasi perkembangan kesehatan yang ada dimasyarakat.
“Kami harap seluruh elemen masyarakat dapat berkordinasi dengan baik dalam melaksanakan dan mewujudkan Mura Sehat dalam menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain itu mewakili Camat Rawas Ilir, Gandi menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat memberikan laporan perkembangan hasil kerja di lapangan dalam setiap bulannya. Kemudian diharapkan baik desa maupun kelurahan dapat memfungsikan Forum Desa Siaga, maupun elemen terkait dengan program kesehatan ini.
“Tujuannya agar ke depan Program Mura Darussalam Sehat dapat terwujud dengan cepat,” harapnya.(K-1)

Kamis, 21 Oktober 2010

Program Berobat Gratis Belum Dipahami Masyarakat

0 komentar
RAWAS ILIR- Program berobat gratis dicangkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin, hingga saat ini belum sepenuhnya dimengerti masyarakat. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) melalui jajarannya diminta kembali mensosialisasikan program berobat gratis hingga ke tingkat desa. Hal ini diungkapkan Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) Kesehatan Rawas Ilir, Rodo dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor Camat Rawas Ilir, Selasa (19/10).
Selain itu dalam Rakor dipimpin Camat Rawas Ilir Azhar Ibrahim kemarin Rodo menyampaikan, ada satu program kesehatan dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) dinilai masih berjalan ditempat (belum terealisasi). “Dana nise untuk gisi buruk sampai sekarang belum terealisasi,” ujar Rodi.
Selanjutnya Rodi menyampaikan saat ini, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bingin Teluk membawahi empat desa dan satu kelurahan di Kecamatan Rawas Ilir. Keempat desa tersebut yakni, Desa Mandi Angin, Beringin Makmur I, Beringin Makmur II dan Beringin Sakti serta Kelurahan Bingin Teluk. Sementara untuk desa lain pelayanan kesehatan berkoordinasi dengan Puskesmas Pauh.
Ditambahkan Rodi, untuk Puskesmas Desa Beringin Sakti, telah beralih fungsi menjadi tempat tinggal masyarakat. Ia berharap pemerintah desa dapat membantu memberikan pengertian kepada masyarakat agar segera mengosongkanya. “Untuk bidan desa saat ini masih belum ada. Pelayanan kesehatan masih dibantu tenaga sukarela lokal. Kami harap Pemerintah Kecamatan Rawas Ilir beserta jajarannya dapat membantu permasalahan yang kami sampaikan tadi,” pungkasnya.(K-1)

KUPT Pendidikan Laporkan Permasalahan ke Camat

0 komentar
RAWAS ILIR- Kepala Unit Pelayanan Tekhnis (KUPT) Pendidikan Kecamatan Rawas Ilir Syukur, menghimbau kepada seluruh sekolah tidak melakukan pungutan liar sejak diberlakukannya program sekolah gratis. Selain itu ia meminta kepada semua pihak untuk sosialisasi program sekolah gratis ditengah-tengah masyarakat. Demikian dikatakannya saat Rapat Koordinasi (Rakor) di kantor Camat Rawas Ilir, Selasa (19/10).
Pantauan kontributor koran ini, dalam Rakor kemarin, Syukur juga menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi SD N 2 yang ada saat ini. Ia berharap pemerintah dapat mencari solusi perbaikan demi meningkatkan kemajuan dalam dunia pendidikan. Selain itu Syukur mengaku mutasi guru yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) saat ini tidak sesuai dengan bidang study yang dibutuhkan.
Bahkan tidak hanya itu, permasalahan lain diungkapkan Syukur yakni sulitnya mencari guru penganti di Desa Beringin Sakti. Kemudian adanya perlakuan kasar salah seorang oknum Kepala Sekolah (Kasek) di Desa Belani dalam mendidik muridnya. Saat memberikan pendidikan oknum Kasek tersebut selalu memukul muridnya jika melakukan kesalahan.
Permasalah yang terjadi di dunia pendidikan ini, disampaikan Syukur kepada Camat Rawas Ilir Azhar Ibrahim. Syukur berharap Pemerintah Kecamatan Rawas Ilir dapat membantu menyelesaikan persoalan yang terjadi selama ini.(K-1)

Jumat, 15 Oktober 2010

Majelis Taklim Rawas Ulu Didata

0 komentar
RAWAS ULU- Pihak Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas, mendukung penuh program Bupati menuju Mura Darussalam. Terbukti pihak kecamatan melakukan pendataan kelompok pengajian atau Majelis Taklim tersebar di pedesaan.
Dari pendataan tim kecamatan berasal dari 16 desa dan kelurahan memiliki 52 majelis taklim dengan anggota 2.547 orang. “Data itu sangat potensial sangat sekali guna mendukung terwujudnya Mura Darussalam hingga nanti bisa saja berpotensial menjadikan Kecamatan Rawas Ulu Darussalam,” kata Camat Rawas Ulu, Y Mori pada koran ini, Kamis (14/10). Ia menyatakan jika pengajian itu termasuk aktif melaksanakan kegiatannya dengan mengadakan pembacaan surah Yasin juga arisan. Malah ada satu kelompok tersebut dengan anggota 180 orang lebih berada di Kelurahan Pasar Surulangun.
Mori menyatakan aktifitas dari pengajian ini memang sangat membantu hingga terealisasinya program mulia tersebut. “Setelah kami turun ke lapangan ternyata pelaksanaan pengajian berlangsung di rumah-rumah warga secara bergantian. Serta ada juga dilaksanakan di mushalah,” tambahnya. Pihaknya berharap kegiatan majelis taklim ini dapat terus berlanjut hingga kegiatan keagamaan dapat terus berlangsung. Dan yang jelas mendukung program Mura Darussalam.(01)

Sungai Rawas Masih Dimanfaatkan untuk MCK

0 komentar
RAWAS ILIR- Sebagian besar masyarakat di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi rawas (Mura) masih memanfaatkan aliran Sungai Rawas untuk Mandi Cuci Kakus (MCK). Selain dimanfaatkan untuk MCK, keberadaan Sungai Rawas menjadi sumber rezeki masyarakat.
Hampir setiap hari warga Desa Beringin Makmur khususnya dan Rawas Ilir umumnya mencari ikan di Sungai Rawas serta memanfaatkan pasir di pinggiran sungai untuk pembangunan rumah.
Salah seorang warga Desa Beringin Makmur I, Bulah kepada kontributor berharap Pemerintah Kabupaten Mura dapat memprogramkan pembuatan WC umum. “Masyarakat tidak mampu untuk membuat WC karena terbentur dana. Jadi kami berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini” harapnya.
Ditambahkan Bulah, saat ini masyarakat juga sangat membutuhkan sarana air bersih. Selama ini masyarakat terkadang menggunakan air galon untuk masak dan minum.(K-3)